Selamat Datang di Website Resmi DPMPTSP Kota Palopo  |  DPMPTSP Palopo laksanakan Layanan Ekstra Prima  |  Produk Andalan Pelayanan Akhir Pekan Ditiadakan Selama Bulan Ramadhan  |  Undangan Pelatihan Services Excellence PTSP  |  Mekanisme Gerai PTSP dengan Aplikasi SIMAP  |  PEMBERITAHUAN UNTUK PEMEGANG SURAT IZIN API-U DAN API - P SEGERA MELAKUKAN PERUBAHAN API-U DAN API-  |  Pengunduran Jadwal Pelatihan SIMAP Online  |  Prosedur dan Mekanisme Layanan UPT Pelayanan Perizinan Terpadu  |  Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia  |  Ramah Investasi, PAD Meningkat !

DPMPTSP KOTA PALOPO ADAKAN SEMINAR RENCANA UMUM PENANAMAN MODAL (RUPM) 2018-2025

Jumat 14 September 2018, Dinas Penanaman Modal Dan PTSP Kota Palopo melaksanakan Seminar  RUPM. Seminar yang dihadiri oleh beberapa instansi yang terkait dengan investasi ini dipimpin oleh Kepa DPMPTSP Kota Palopo Farid Kasim Js. (FKJ). Seminar ini ditujukan agar kedepannya para investor lebih dimudahkan dalam berinvestasi di Kota Palopo. Diinginkan kedepannya Investor lebih nyaman, aman dan yakin untuk berinvestasi di Kota Palopo. “jadi Investor tidak lagi melakukan “Investasi Buta” kita akan merancang langkah besar untuk bisa membuat perhitungan yang jelas mengenai omset mereka bahkan Break Even Point mereka apabila berinvestasi agar tidak ada lagi keraguan dalam berinvestasi di  Kota Palopo” ucap FKJ saat membuka seminar tersebut.

Seminar RUPM ini juga dihadiri oleh Asisten II (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Kota Palopo Taufik, S.Kep, Ns, M.Kes serta pihak ketiga TIM Penyusunan RUPM yaitu Muh. Hatta sebagai Ketua Tim Penyusunan dan Tajuddin Nuhung sebagai Pemateri seminar. Adapun Output dari seminar ini nantinya berupa Produk Hukum atau PERWAL yang dirancang untukuk menyentuh semua aspek investasi di Kota Palopo. “seminar ini sangat penting, Output yang dihasilkan nanti tidak boleh asal-asalan karena itu kegiatan ini akan terus berkesinambungan hingga mungkin Akhir tahun nanti dan setiap SKPD terkait agar serius mengikuti seminar ini hingga selesai nanti” ucap Asisten II Kota Palopo saat memberi sambutan.

Perencanaan ini bukan tanpa dasar, mengacu pada PP No. 26 Tahun 2008 tentang RTRW Nasional Sistem Perkotaan  di wilayah SulSel, Palopo ditetapkan masuk dalam Pusat Kegiatan Wilayah besserta beberapa Kota Lainnya. Penetapan ini diambil melihat dari banyaknya kegiatan-kegiatan berskala Provinsi bahkan skala Nasional yang dilaksanakan di kota Palopo. “mau tidak mau Kota Palopo pasti mulai di lirik oleh para investor yang berskala Nasional, krn itulah seminar ini kita adakan untuk membuat investor nyaman dan aman, kota kita beloh kecil tapi pelayanannya, terkhusus pelayanan investasi kita inginkan dilirik oleh investor berskala Nasional” ucap FKJ. “Output ini nantinya juga akan kami sebarkan melalui media Swasta maupun Nasional dan diharapkan menjadi daya tarik Investor secara Nasional” tutup FKJ.

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar