Selamat Datang di Website Resmi DPMPTSP Kota Palopo  |  DPMPTSP Palopo laksanakan Layanan Ekstra Prima  |  Produk Andalan Pelayanan Akhir Pekan Ditiadakan Selama Bulan Ramadhan  |  Undangan Pelatihan Services Excellence PTSP  |  Mekanisme Gerai PTSP dengan Aplikasi SIMAP  |  PEMBERITAHUAN UNTUK PEMEGANG SURAT IZIN API-U DAN API - P SEGERA MELAKUKAN PERUBAHAN API-U DAN API-  |  Pengunduran Jadwal Pelatihan SIMAP Online  |  Prosedur dan Mekanisme Layanan UPT Pelayanan Perizinan Terpadu  |  Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia  |  Ramah Investasi, PAD Meningkat !

DPRD MAJENE KUNGJUNGI MPP PALOPO SEBAGAI PEMBELAJARAN

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene, Sulawesi Barat, belajar pengelolaan  Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Palopo. Rombongan DPRD Majene disambut Sekda Palopo, Drs. Firmanzah DP, SH, M.Si Rabu 21 April 2021.

Ketua DRPD Majene, Salmawati Djamado menyampaikan kebanggaan mereka telah disambut dengan baik di Kota Palopo oleh Sekretaris Daerah. Menurut Salmawati, kehadiran mereka di Kota Palopo, merupakan locus ketiga terkait bagaimana pelayanan yang selama ini diketahui bahwa di Kota Palopo sudah memiliki MPP.

Disampaikan Salmawati, Kabupaten Majene memang cukup luas, sehingga perlu dorongan dari segi produktivitas potensi alam dan Pelayanan Publik "Karena MPP seperti di Kota Palopo saat ini sangat diharapkan di Kabupaten Majene. Untuk itu semoga dari pemaparan yang disampaikan nantinya dapat memberikan ilmu pengetahuan dan informasi, hal apa saja yang akan dilakukan jika MPP juga ada di Majene," terangnya.

Selain Ketua DPRD Majene, ikut pula dalam rombongan, Ketua Komisi 3 DPRD MAJENE, Asisten 1 Pemkab Majene, Sekretaris Dewan, serta Kepala PTSP Pemkab Majene.

Sekretaris Daerah Kota Palopo, Firmanzah saat menerima rombongan tersebut menyampaikan rasa terima kasih, karena telah menjadikan Palopo sebagai locus tempat meniru Pelayanan Publik.


Sekda Kota Palopo dalam sambutannya mengatan bahwa Palopo adalah daerah yang kecil jika dibandingkan dengan Kabupaten Majene. Palopo juga kata dia merupakan pemekaran dari Kabupaten Luwu.

"Angka kemiskinan sedikit kita sudah menekan di bawah angka kemiskinan provinsi maupun nasional. Kami berharap kedatangan rombongan DPRD Majene ke Kota Palopo ini bisa mendapatkan apa yang diinginkan dan kita sama-sama belajar bukan berarti kita ini telah sempurna karena di datangi tapi kita saling mengisi karena pasti ada sesuatu yang lebih bagus di Majene dari pada Kota Palopo," kuncinya.

Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar